"Mahasiswa Unesa Hadirkan Inovasi Teknologi Tepat Guna, Seni Budaya, dan Produk Kreatif untuk Meningkatkan Pembelajaran di SD Luqman Al Hakim"
Surabaya – Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kembali menunjukkan kontribusinya dalam dunia pendidikan melalui berbagai inovasi dalam bidang Teknologi Tepat Guna, Seni Budaya, dan Produk Kreatif. Kali ini, karya-karya tersebut disalurkan untuk mendukung kegiatan pembelajaran di SD Luqman Al Hakim, sebuah sekolah yang terletak di kawasan Surabaya.
Karya-karya tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperkaya pengalaman belajar siswa dengan pendekatan yang lebih interaktif, menarik, dan relevan dengan perkembangan zaman. Beberapa di antaranya adalah teknologi tepat guna yang mempermudah pengajaran, serta karya seni yang mencerminkan kekayaan budaya Indonesia.
Teknologi Tepat Guna: Membantu Proses Belajar Mengajar
Salah satu teknologi tepat guna yang diperkenalkan oleh mahasiswa Unesa adalah alat bantu pembelajaran berbasis aplikasi yang memudahkan siswa untuk memahami konsep-konsep sulit, seperti matematika dan sains, dengan cara yang menyenangkan. Aplikasi tersebut dirancang dengan berbagai fitur interaktif seperti permainan edukasi, video pembelajaran, serta kuis yang dapat memotivasi siswa untuk belajar secara mandiri.
Tak hanya itu, ada juga proyek pembuatan alat peraga pendidikan berbasis bahan daur ulang yang ramah lingkungan. Alat-alat ini dapat digunakan oleh guru dalam berbagai mata pelajaran untuk membantu menjelaskan konsep secara visual dan praktis.
Seni Budaya: Memperkenalkan Kearifan Lokal melalui Pembelajaran
Selain teknologi, mahasiswa Unesa juga memanfaatkan seni budaya sebagai bagian dari pendekatan pembelajaran. Salah satunya adalah pengenalan seni batik melalui kegiatan workshop. Dalam kegiatan ini, siswa diajarkan cara membatik secara langsung dengan menggunakan alat dan teknik yang sederhana namun tetap mendalam, memungkinkan mereka untuk merasakan dan memahami kekayaan budaya Indonesia.
Selain itu, mahasiswa juga mengajarkan permainan tradisional yang hampir terlupakan, seperti congklak dan gobak sodor. Permainan-permainan ini diharapkan dapat mengasah kemampuan motorik siswa sekaligus mengenalkan mereka pada warisan budaya nenek moyang.
Produk Kreatif: Mendorong Inovasi dalam Pembelajaran
Karya mahasiswa lainnya adalah produk kreatif yang mendukung pembelajaran berbasis proyek. Salah satu produk unggulan adalah pembuatan papan permainan edukatif yang menggabungkan unsur seni dan teknologi. Produk ini dirancang untuk membantu siswa belajar berbagai mata pelajaran seperti bahasa Indonesia, matematika, dan IPA dengan cara yang lebih menyenangkan.
Melalui penggunaan produk kreatif ini, diharapkan siswa dapat belajar dengan lebih aktif dan penuh kreativitas, serta terinspirasi untuk mengembangkan ide-ide baru mereka sendiri.
Dampak Positif bagi SD Luqman Al Hakim
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Kepala SD Luqman Al Hakim, Bapak Ahmad Subandi, menyampaikan, “Kami sangat mengapresiasi karya-karya inovatif yang diperkenalkan oleh mahasiswa Unesa. Ini memberikan warna baru dalam proses pembelajaran, serta memperkaya cara kami mengajar. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menyenangkan dan mendalam bagi anak-anak kami.”
Melalui kolaborasi antara dunia akademik dan dunia pendidikan, karya-karya mahasiswa Unesa ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan, memperkaya pengalaman belajar siswa, serta memotivasi mereka untuk lebih kreatif dan inovatif di masa depan.
Harapan ke Depan
Melalui program ini, Unesa berkomitmen untuk terus berperan dalam memajukan dunia pendidikan dengan menghasilkan karya-karya yang bermanfaat dan aplikatif bagi masyarakat. Para mahasiswa Unesa juga diajak untuk terus mengembangkan potensi diri mereka, baik dalam bidang teknologi, seni, maupun kreativitas, agar dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan pendidikan di Indonesia.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat tercipta sinergi antara dunia akademik dan dunia pendidikan yang lebih luas, serta mendorong lahirnya generasi muda yang cerdas, kreatif, dan penuh inovasi.
Share It On: